Blog ini untuk berbagi berbagai informasi akurat yang bersifat ilmiah berkenaan dengan agama dan umum
Minggu, 05 November 2017
Kabar Aceh : Wadir Dayah MUDI Samalanga Serahkan Bantuan untuk Dayah Abu Paya Pasi
WADIR DAYAH MUDI SAMALANGA SERAHKAN BANTUAN UNTUK DAYAH ABU PAYA PASI
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته....
Sahabat yang kami cintai...
Pada hari ini tertanggal 05 November 2017 M Guru Besar Dayah MUDI Samalanga memberikan kontribusi kepada perwakilan Dayah Bustanul Huda, Dayah Abu Paya Pasi Aceh Timur yang mengalami kebakaran beberapa hari yang lalu.
Hadir dalam agenda tersebut Wadir I Al-Mukarram Aby Zahrul putra pertama Al-Mukarram Syaikh Hasanoel Bashry HG (Abu MUDI) dan Wadir II Aba Sayed Mahyiddin TMS, juga didampingi oleh Guru Senior Dayah MUDI Abi Ismail Mideun Geudong.
Hal ini bagian dari solidaritas antar sesama muslim dan untuk mepersolid hubungan antar Dayah di Aceh. Semoga dengan kontribusi tersebut dapat terbantu Dewan Guru yang tertimpa musibah.
Kami Atas Nama Pengurus Rabithah Thaliban (Ikatan Santri) Banda Aceh sangat senang dan bersyukur atas bantuan yang diberikan oleh Guru-guru besar kami dari Dayah MUDI.
Kami juga berharap agar sumbangan terus mengalir dari pihak-pihak yang lain, baik pemerintah maupun personal.
Akhir kalam kami ucapkan
Wabillahit taufiq
Doakan semoga rumah dewan guru Dayah Abu Paya Pasi cepat terbangun kembali. Amiin.
Ditulis oleh:
Tgk. Ismail M. Husen, S.HI (Rais Am Rabithah Thaliban Kota Banda Aceh)
Jumat, 03 November 2017
Kabar Aceh: Gubernur Aceh Ikuti Pengajian TASTAFI Sampai Tuntas
MENURUT SAUDARA BERAPA PONTEN UNTUK GUBERNUR ACEH
KABAR ACEH
GUBERNUR ACEH IKUTI TASTAFI SAMPAI TUNTAS
Banda Aceh, 03 November 2017
KABAR ACEH
GUBERNUR ACEH IKUTI TASTAFI SAMPAI TUNTAS
Banda Aceh, 03 November 2017
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته...
Pada malam ini, gubernur kita mengkuti pengajian TASTAFI yang diasuh oleh Al-Mukarram Abu MUDI sampai tuntas.
Jarang sekali ada gunernur Aceh yang ikut pengajian TASTAFI sampai tuntas. Hal ini merupakan suatu keunikan tersendiri dari bp gubernur kita.
Selain bp gubernur, bp Prof. Dr. Azman Ismail juga ikut pengajian TASTAFI sampai tuntas.
Jadi adem dan ayem melihat dan mengamati situasi keakraban Umara dan Ulama. Semoga ini menjadi awal kembalinya kejayaan Aceh. Amiin..
Perlu kita ingat, bahwasanya sikap dan perbuatan baik seseorang itu tetap bernilai baik. Jangan nanti dibilang pencitraan. Harapan, semoa bp gubernur istiqamah, tidak hanya malam ini saja hadir untuk mengikuti pengajian TASTAFI. Tetapi sampai nyawa berpisah dengan badan.
Kami Pengurus Rabithah Thaliban (Ikatan Santri) Banda Aceh mengaharapkan kepada bp gubernur ke depan bisa mengintruksikan pejabat-pejabat pemerintah Aceh yang lain untuk mengenyam pengajian TASTAFI. Dan lebih serius dalam memikirkan pelaksanaan syariat Islam di Aceh.
Masalah Prostitusi Online itu harus ada sikap tegas dari gubernur. Biar tidak tertular ke generasi-generasi lainnya.
tgk. Ismail M. Husen, S.HI (Rais Am PC Rabithah Thaliban Banda Aceh)
Tgk. Geusyik Marwan Yusuf ( Ketua TASTAFI Banda Aceh)
Pada malam ini, gubernur kita mengkuti pengajian TASTAFI yang diasuh oleh Al-Mukarram Abu MUDI sampai tuntas.
Jarang sekali ada gunernur Aceh yang ikut pengajian TASTAFI sampai tuntas. Hal ini merupakan suatu keunikan tersendiri dari bp gubernur kita.
Selain bp gubernur, bp Prof. Dr. Azman Ismail juga ikut pengajian TASTAFI sampai tuntas.
Jadi adem dan ayem melihat dan mengamati situasi keakraban Umara dan Ulama. Semoga ini menjadi awal kembalinya kejayaan Aceh. Amiin..
Perlu kita ingat, bahwasanya sikap dan perbuatan baik seseorang itu tetap bernilai baik. Jangan nanti dibilang pencitraan. Harapan, semoa bp gubernur istiqamah, tidak hanya malam ini saja hadir untuk mengikuti pengajian TASTAFI. Tetapi sampai nyawa berpisah dengan badan.
Kami Pengurus Rabithah Thaliban (Ikatan Santri) Banda Aceh mengaharapkan kepada bp gubernur ke depan bisa mengintruksikan pejabat-pejabat pemerintah Aceh yang lain untuk mengenyam pengajian TASTAFI. Dan lebih serius dalam memikirkan pelaksanaan syariat Islam di Aceh.
Masalah Prostitusi Online itu harus ada sikap tegas dari gubernur. Biar tidak tertular ke generasi-generasi lainnya.
tgk. Ismail M. Husen, S.HI (Rais Am PC Rabithah Thaliban Banda Aceh)
Tgk. Geusyik Marwan Yusuf ( Ketua TASTAFI Banda Aceh)
Kamis, 02 November 2017
Rabithah Thaliban (Ikatan Santri) Kota Banda Aceh: Hadirilah Pengajian TASTAFI 3 November 2017 Oleh A...
Rabithah Thaliban (Ikatan Santri) Kota Banda Aceh: Hadirilah Pengajian TASTAFI 3 November 2017 Oleh A...: alhikmahbandaaceh.bolgspot.co.id Salah satu Ulama kharismatik Aceh Almukarram SYAIKH H. HASANOEL BASRY HG (ABU MUDI) akan mengisi ke...
Hadirilah Pengajian TASTAFI 3 November 2017 Oleh ABU MUDI
alhikmahbandaaceh.bolgspot.co.id
Salah satu Ulama kharismatik Aceh Almukarram SYAIKH H. HASANOEL BASRY HG (ABU MUDI) akan mengisi kembali pengajian TASTAFI (Tasawuf, Tauhid & Fiqh), tanggal 3 November 2017 Jum’at malam pukul 20:00-23:00 WIB di Mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh.
Abu MUDI Merupakan Ketua Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) yang juga pemegang tampuk kepemimpinan Dayah MUDI MESRA samalanga setelah Mertuanya Abon Aziz Meninggal dunia pada tahun 1989 Sampai sekarang.Dalam kepemimpinan beliau Dayah MUDI MESRA mengalami perkembangan yang sangat pesat dengan jumlah santri yang mencapai 7000 santri.
Kami mengajak dan mengharapkan khususnya warga kota Banda Aceh dan Aceh Besar selalu antusias untuk mengikuti pengajian TASTAFI bulanan di Mesjid Raya Baiturrahman yang diasuh oleh Ulama-ulama Kharismatik Aceh,
Menurut Ketua TASTAFI Banda Aceh Tgk Marwan Yusuf (Keuchik Kampung Baru) juga menghimbau kepada Keuchik/perangkat desa kota Banda Aceh dan Aceh Besar untuk mengikuti pengajian TASTAFI bulanan di Mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, guna untuk menjadi contoh teladan bagi masyarakat.
Semoga dengan hadirnya kita ke majlis ilmu dapat kita memantapkan diri dalam iktiqat AHLUSSUNAH WAL JAMA’AH serta mengambil berkah dan ilmu bermanfaat,
Sumber Email Tgk. Syarifuddin H. Syukri, salah satu murid Abu MUDI yang juga pengurus pengajian TASTAFI kota Banda Aceh.
Semoga Allah memberikan kesehatan kepada ABU MUDI dan kita semua.
Pengajian ini juga turut di publis :
Live streming:
RRI programa 1
radio.mudimesra.com
Video offline www.mudimesra.tv / lpd
Kisah Suami Yang Shaleh Oleh Tgk. Ismail M. Husen

RANGKUMAN PENGAJIAN TASTAGI 17 - OKTOBER 2017
DI ULEE KARENG
أي أكرمنا (الْحَبِيْبُ) أي المحبوب السيد (عَبْدُ اللهِ الْحَدَّاد) صاحب الطريقة المشهورة، والأسرار الكثيرة. فاصطلاح بعض أهل البلاد أن ذرية رسول الله صلى الله عليه وسلم إذا كان ذكرا يقال له: “حبيب”، وإن كانت أنثى يقال لها: “حبابة”، واصطلاح الأكثر يقال له: “سيد وسيدة”. (الرَجُلُ الْكَامِلُ) أي في دينه (هُوَ الَّذِيْ يُسَامِحُ) أي يساهل (فِيْ حُقُوْقِهِ) كالزينة (وَلاَ يُسَامِحُ فِيْ حُقُوْقِ اللهِ تَعَالَى) كالصلاة ووصل الشعر فذلك حرام (وَالرَّجُلُ النَّاقِصُ هُوَ الَّذِيْ يَكُوْنُ عَلَى الْعَكْسِ) بأن يتسع في حقوق الله تعالى، ولا يتسع في حقوق نفسه.
Berkata Al-Habib Abdullah al-haddad, beliau yang mempunyai thariqah yang masyhur dan mempunyai banyak asrar.
Istilah disebagian negara bahwa Turunan Rasulillah SAW jika pria di sebut "HABIB" dan jika perempuan disebut "HABABAH", sedang istilah kebanyakan memanggilnya dengan "SAYYID" dan "SAYYIDAH" Beliau (al-habib) berkata: "Seorang yang kamil/sempurna agamanya adalah orang yang menganggap mudab atas hak-haknya, namun tidak menganggap mudah jika itu hak Allah seperti shalat dan menyambung rambut, yang demikian itu haram. Sedangkan orang yang kurang/tidak sempurna dalam agamanya akan berlaku sebaliknya.
كان لبعض الصالحين أخ صالح يزوره كل سنة مرة، فجاء مرة لزيارته فدق بابه، فقالت زوجته: “من هذا ؟”، فقال: “أخو زوجك في الله، جاء لزيارته”، فقالت: “ذهب يحتطب، لا ردّه الله”، وبالغت في سبه. فبينما هو كذلك، وإذا بأخيه قد حمل الأسد حزمةَ حطبٍ وهو مقبل به، ثم أنزل الحطب عن ظهر الأسد، وقال: “إذهب، بارك الله فيك”، ثم أدخل أخاه بعد التسليم عليه والترحيب به، فأطعمه. ثم ودعه وانصرف على غاية العجب من صبره عليها، وعدم جوابه في سبها. ثم جاء أخوه في العام الثاني، فدق الباب، فقالت امرأة: “من هذا ؟”، قال: “أخو زوجك، جاء يزوره”، قالت: “مرحبا”، وبالغت في الثناء عليه وعلى زوجها، وأمرتْه بانتظاره. فجاء أخوه والحطب على ظهره، فأدخله وأطعمه. فلما أراد مفارقته، سأله عما رأى من تلك وهذه، ومن حمل الأسد حطبه، فقال: “يا أخي، توفيت تلك الشرسة، وكنت صابرا على شؤمها، فسخّر الله تعالى لي الأسد لصبري عليها، ثم تزوّجت هذه الصالحة، وأنا في راحة معها، فانقطع عني الأسد، فاحتجت أن أحمل الحطب على ظهري لأجل راحتي مع هذه الصالحة.
Alkisah, ada Ulama yang mempunyai saudara laki-laki yang shalih, ulama tersebut bersilaturrahmi pada saudaranya sekali dalam setahun. Suatu ketika ulama ini mengunjungi rumah saudaranya untuk silaturrahmi, ia mengucapkan salam dan mengetuk pintu, dari dalam rumah isteri saudaranya berkata : siapa... ? Ulama menjawab: Aku saudara laki-laki dari suamimu, hendak bersilaturrahmi padanya. perempuan tadi menjawab : suamiku sedang pergi mencari kayu bakar dan belum kembali. (si isteri ini menjawab dengan sambil menjelek-jelekan suaminya, mencacinya, dan Ulama tadi hanya mendengarkan dari luar. Setiap kali Ulama ini akan silaturrrahmi pada saudaranya, ia mendapati keadaan yang sama, hingga suatu ketika ulama ini menyaksikan, yang memikul kayu bakar itu bukan saudaranya tapi seekor harimau, sedangkan saudaranya hanya berjalan di depannya, ketika sampai dirumahnya, ia menurunkan ikatan kayu bakar tadi dari punggung singa dan ia berkata pada harimau tadi :"Trimakasih, pergilah...semoga allah memberkahimu".Kemudian laki-laki ini mengucapkan salam dan menyambut ulama ini dan mempersilahkan ulama ini untuk masuk ke rumahnya, kemudian ia menyiapkan makanan untuk ulama ini. Ketika pulang ulama ini sangat kagum atas kesabaran saudaranya menghadapi sifat isterinya yang buruk, dan ia hanya diam ketika isterinya mencelanya.
Pada tahun kedua ulama ini datang kembali untuk silaturrahmi, setelah mengucapkan salam dan mengetuk pintu, terdengarlah suara perempuan dari dalam "siapa gerangan..?" Ulama menjawab :"Aku saudara laki-laki dari suamimu, datang hendak silaturrahmi" dari dalam rumah perempuan tadi mengucapkan selamat datang pada ulama ini, dan memuji ulama ini dan memuji suaminya. Perempuan ini meminta dan mempersilahkan ulama untuk menunggu suaminya diluar. Selang beberapa saat datanglah saudaranya dengan memikul kayu bakar di pundaknya (tidak lagi dipikul oleh harimau). Kemudian ia mempersilahkan ulama untuk masuk dan ia menyiapkan makanan untuknya. Dan ketika ulama ini akan pulang, beliau bertanya kepada saudaranya perihal isterinya yang dulu dan yang sekarang, dan kenapa bisa dulu harimau yang membawakan kayu bakarnya.
Maka ia menjawab ulama tersebut: Saudaraku. Isteriku yang engkau saksikan pada tahun yang lalu telah wafat, dan aku selalu sabar menghadapi sifat dan akhlak buruknya, dengan itu Allah menaklukan harimau padaku karena kesabaranku atas sikap isteriku. Kemudian aku menikah lagi dengan perempuan yang sekarang yang shalihah, aku merasa tenteram dengan nya, maka harimau itupun menghilang dan tak lagi membantuku membawakan kayu bakar, maka kini aku sendiri yang mencari dan memikul kayu bakar karena aku merasa tenteram dengan isteriku yang sekarang. (subhanallah !)
Diambil dari kitab Syarah Uqudul Lujain (Tentang Hak Suami Isteri)
dari Pengajian Rutin Majelis Pengajian Maratush Shalihah (MARSYA)
Ulee Kareng - Banda Aceh
Pengasuh : Tgk. Ismail, M. Husen, S.HI
Rais Am Rabithah Thaliban Kota Banda Aceh
Rabu, 01 November 2017
HUKUM MEMOTONG RAMBUT DAN KUKU BAGI SESEORANG YANG AKAN BERKURBAN
HUKUM MEMOTONG RAMBUT DAN KUKU BAGI SESEORANG YANG AKAN BERKURBAN
Berkurban berarti melaksnakan perintah Allah yang termaktub di dalam al-Qur'an surat al-Kautsar dan di dalam hadis Nabi Muhammad Saw. Nabi selalu berkurban. Hukum berkurban bagi Nabi kita adalah wajib. Sedangkan bagi umatnya adalah sunnah muakkadah.
Ada banyak hal yang disunnahkan di dalam berkurban baik yang berhubungan engan binatang kurban maupun yang berhubungan dengan pemilik kurban.
Berkurban berarti melaksnakan perintah Allah yang termaktub di dalam al-Qur'an surat al-Kautsar dan di dalam hadis Nabi Muhammad Saw. Nabi selalu berkurban. Hukum berkurban bagi Nabi kita adalah wajib. Sedangkan bagi umatnya adalah sunnah muakkadah.
Ada banyak hal yang disunnahkan di dalam berkurban baik yang berhubungan engan binatang kurban maupun yang berhubungan dengan pemilik kurban.
Di antara perkara yang disunnahkan bagi seseorang yang akan berkurban
adalah menahan diri daripada memotong segala bulu yang ada di tubuhnya,
kuku, dan kulit-kulit yang tiada berfungsi pada tubuhnya sejak satu
zulhijjah hingga menyembelih binatang kurban. Hal ini karena ada
larangan yang tersebut di dalam hadis riwayat Muslim.
Adapun hikmah dari itu adalah melengkapi keampunan dan merdeka dari pada api neraka daripada sekalian tubuhnya. Namun apabila dilakukannya hal tersebut maka hukumnya adalah makruh.
Dipaparkan oleh Tgk. Ismail M. Husen
Pimpinan Pengajian Al-Hikmah Banda Aceh
Pimpinan BP Darul Hikmah Al-Aziziyah Banda Aceh
Rais Am Rabithah Thaliban Banda Aceh
Adapun hikmah dari itu adalah melengkapi keampunan dan merdeka dari pada api neraka daripada sekalian tubuhnya. Namun apabila dilakukannya hal tersebut maka hukumnya adalah makruh.
Dipaparkan oleh Tgk. Ismail M. Husen
Pimpinan Pengajian Al-Hikmah Banda Aceh
Pimpinan BP Darul Hikmah Al-Aziziyah Banda Aceh
Rais Am Rabithah Thaliban Banda Aceh
Kabar Duka : Seorang Ulama Thariqat Naqsyabandiah Aceh Kembali Ke Hadharat Allah
KABAR DUKA
انا لله وان اليه راجعون
Sesungguhnya kita semua adalah milik Allah, dan kepada-Nya kita akan kembali.
انا لله وان اليه راجعون
Sesungguhnya kita semua adalah milik Allah, dan kepada-Nya kita akan kembali.
Pada hari ini tanggal 02 November 2017 telah dipanggil kembali salah
seorang ulama Aceh waled Abdullah ibnu Tgk. Risyad. Alamat Desa Kunyet
Mulee Kecamatan Matang Kuli, Kabupaten Aceh Utara tetangga kampung kelahiran saya.
Beliau merupakan ulama yang ahli di bidang Thariqah Naqsyabandiah, thariqat yang sangat populer di Tanah Sumatera.
Kami sebagai Pengurus Cabang (PC) Rabithah Thaliban (Ikatan Santri) Kota Banda Aceh merasa telah kehilangan sosok guru dan panutan. Semoga Allah meridhainya dan menempatkannya di tempat yang mulia yakni surga yang tinggi. Amin...
Kami mohon doa segenap muslimin dan muslimat teruntuk Ulama Kita yang telah kembali hadharat Ilahi Rabbi.
Mari kita hadiahkan bacaan surat al-Fatihah kepada beliau ini...
الفاتحة......
Semoga yang membaca surat al-Fatihah untuk beliau ini dimatikan Allah dalam keadaan husnul khatimah...
Rias Am Rabithah Thaliban (Ikatan Santri) Kota Banda Aceh
Tgk. Ismail M. Husen, S.HI
Beliau merupakan ulama yang ahli di bidang Thariqah Naqsyabandiah, thariqat yang sangat populer di Tanah Sumatera.
Kami sebagai Pengurus Cabang (PC) Rabithah Thaliban (Ikatan Santri) Kota Banda Aceh merasa telah kehilangan sosok guru dan panutan. Semoga Allah meridhainya dan menempatkannya di tempat yang mulia yakni surga yang tinggi. Amin...
Kami mohon doa segenap muslimin dan muslimat teruntuk Ulama Kita yang telah kembali hadharat Ilahi Rabbi.
Mari kita hadiahkan bacaan surat al-Fatihah kepada beliau ini...
الفاتحة......
Semoga yang membaca surat al-Fatihah untuk beliau ini dimatikan Allah dalam keadaan husnul khatimah...
Rias Am Rabithah Thaliban (Ikatan Santri) Kota Banda Aceh
Tgk. Ismail M. Husen, S.HI
Langganan:
Postingan (Atom)
Ketua Rabithah Thaliban Banda Aceh : Pelaku Prostitusi Online Wajib Dicambuk
Banda Aceh, 07 April 2018 Ketua Rabithah Thaliban (Ikatan Santri Dayah Kota Banda Aceh) Abi Ismail M Husen menekan pihak yang berw...
-
*IKUTI PENGAJIAN TASTAFI RUTIN UNTUK MUSLIMAH (PEREMPUAN) DI KOTA BANDA ACEH DAN SEKITARNYA* * 🏘 Sabtu Pagi 🏘 📔 Fathul Muin Juz 1 ...
-
alhikmahbandaaceh.bolgspot.co.id Salah satu Ulama kharismatik Aceh Almukarram SYAIKH H. HASANOEL BASRY HG (ABU MUDI) akan mengisi ke...
-
PENERAPAN TEORI USHUL FIQIH DALAM AL-QUR’AN SURAT AL-MAIDAH AYAT 6 Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjak...





